Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Doa Turun Tanah untuk Anak dan Bayi Lengkap

Daftar Isi [Tampil]

Ubai.web.id - Doa turun tanah. Upacara turun tanah atau tedak siten adalah tradisi dalam kebudayaan Jawa yang dilakukan pada saat jabang bayi pertama kali belajar berjalan, tepatnya sekitar usia 7 atau 8 bulan.

doa turun tanah

Tujuan dari upacara turun tanah ini adalah agar bayi tersebut bisa belajar mandiri, berdiri dengan kakinya sendiri dan mengawali kehidupan yang baru. Tedak siten atau turun tanah menjadi warisan leluhur masyarakat Jawa yang masih bertahan sampai sekarang.

Tradisi ini dilakukan pada pagi hari selama 35 hari dimulai dari usia 7 bulan. Disebut turun tanah karena untuk pertama kalinya, bayi mulai belajar menginjakkna kaki ke tanah (turun ke tanah), setelah sebelumnya selalu digendong atau ditidurkan di atas kasur.

Dalam melaksanakan tradisi ini, tentu saja ada amalan atau doa yang mengiringi, doa tersebut dinamakna dengan bacaan turun tanah. Bagi yang belum tahu tentang doanya, di kesempatan ini kami akan menuliskannya menurut teks latin.

Bacaan Doa Turun Tanah Latin Bahasa Indonesia

Tanpa banyak basa basi lagi, langsung saja berikut adalah ulasan mengenai bacaan lafadz doa turun tanah yang mustajab dan disunnahkan. Simak doa tersebut dalam teks latin bahasa Indonesia di bawah berikut ini.

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Semoga rahmat dan salam tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad Shollallohu ‘alaihi wa sallam, teriring keluarganya, dan sahabatnya.

Ya Allah, aku memohon perlindungan untuk anak ini kepada Tuhan yang maha esa lagi Tuhan tempat meminta dan bergantung dari jehatan setiap orang yang dengki. Aku memohon perlindungan untuk ibu anak-anak dan keturunannya dengan Zat Engkau dari syetan yang terkutuk.

Ya Allah, hendaklah Engkau menjadikan anak ini menjadi anak yang shaleh. Ya Allah, sungguh kami memohon kepada-Mu keselamatan dunia dan agama, kami memohon kepada-Mu penambahan dan keberkahan dalam ilmu, dam limpahkanlah rizki kepada orang-orang yang berkah mendapatkan rizki.

Wahai Tuhanku, sungguh Engkau telah mengajarkan semua nama-nama kepada Adam, dan sungguh Nabi-Mu Muhammad Saw telah memerintahkan kepada kami memberi nama kepada anak ini dengan nama yang layak di negeri ini …..(sebutkan nama anak).

Wahai Tuhanku, kami dipagi hari di atas kesucian Islam, di atas kepastian ikhlas, di atas agama Nabi Muhammad SAW, dan di atas agama bapak kami Ibrohim sebagai orang yang cenderung kepada kebenaran lagi yang tunduk (kepada ajaran) dan tidaklah ia termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah.

Ya Allah, sungguh kami memohon kepada-Mu lisan yang berzikir, hati yang bersyukur, badan yang bersabar, dan istri yang menolong kami dalam urusan dunia dan urusan akhirat.

Dan kami berlindung kepada-Mu, wahai Tuhan kami, dari anak yang kepada kami sebagai tuan, dari istri yang menyebabkan tumbuh uban sebelum usia layak beruban, dari harta yang menjadi siksaan dan bencana bagi kami, dan dari tetangga yang bila melihat kebaikan kami, maka ia menyimpan dan bila ia melihat keburukan kami maka ia menyebarkan.

Ya Allah, terimalah aqiqah kami, wahati Tuhan kami, dengan rahmat-Mu wahai Tuhan paling penyayang di antara para penyayang. Dan segala puji hanya untuk Allah, Tuhan semesta alam.

Kesimpulan
Untuk kesempatan kali ini, cukup sekian pembahasan mengenai doa turun tanah, doa ketika anak turun tanah, bacaan doa turun tanah, doa anak turun tanah, doa untuk acara turun tanah, doa 7 bulan turun tanah, doa selamatan bayi turun tanah, doa 7 bulanan turun tanah.

Baca: