Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Bacaan Doa Sholat Dzuhur Sendirian dan Berjamaah

Daftar Isi [Tampil]

Ubai.web.id - Doa sholat dzuhur. Sholat dzuhur merupakan ibadah sholat wajib yang dikerjakan pada siang hari, tepatnya ketika matahari berada tepat di atas kepala kita, ada di puncak tertingginya, ketika sedang terik-teriknya.

doa sholat dzuhur

Sholat ini hukumnya wajib dan sangat utama dikerjakan dengan cara berjamaah di masjid atau mushola. Tapi bila kita tidak bisa menunaikannya secara berjamaah karena kesibukan kerja, sendiri juga tidak masalah yang penting jangan meninggalkannya.

Dengan menunaikan ibadah sholat ini maka kita bisa mendapatkan banyak kebaikan dan keutamaan. Di antaranya adalah apa yang kita mohonkan dan inginkan bisa dikabulkan, serta aktivitas yang kita jalani mulai dari tengah hari hingga malam bisa selesai dengan lancar.

Bagi yang belum tahu, khususnya anak-anak atau mualaf pada kesempatan ini kami ingin menuliskan teks, lafadz, bacaan doa sholat dzuhur yang lengkap. Simak dalam bahasa Arab, latin, dan artinya di bawah berikut ini.

Bacaan Niat Sholat Dzuhur Imam dan Makmum

Anda harus membaca niat sholat dzuhur terlebih dahulu sebelum melaksanakannya. Bacaan doanya berbeda untuk imam, makmum, dan sendiri atau munfarid. Berikut adalah lafadz bacaan doanya secara lengkap.

1. Niat Sholat Dzuhur Sendiri

Bagi yang melaksanakan sholat dzuhur sendiri di rumah, maka berikut adalah bacaan lafadz doa yang dipajatkan.

اُصَلّى فَرْضَ الظُّهْرِاَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

Ushollii fardhodl dhuhri arba'a raka'aatim mustaqbilal qiblati adaa-an ma'muuman lillaahi ta'aala.

Artinya:
Aku berniat shalat fardu Dhuhur empat raka'at menghadap kiblat sebagai ma'mum karena Allah Ta'ala.

2. Niat Sholat Dzuhur Sebagai Makmum

Untuk Anda yang menjadi makmum dalam sholat dzuhur berjamaah di masjid atau mushola, maka bacaan doa yang dipanjatkan adalah sebagai berikut.

اُصَلِّى فَرْضَ الظُّهْرِاَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

Ushalli fardhodl dhuhri arba’a raka’aatim mustaqbilal qiblati adaa-an ma’muuman lillaahi ta’aala 

Artinya:
“Aku berniat shalat fardhu Dzuhur empat raka’at menghadap kiblat sebagai ma’mum karena Allah Ta’ala”

3. Niat Sholat Dzuhur Sebagai Imam

Sementara jika mengerjakan sholat dzuhur sebagai imam dalam sholat berjamaah, berbeda juga bacaan niatnya. Di bawah ini adalah bacaannya dalam bahasa Arab, latin, dan artinya sesuai sunnah.

اُصَلِّى فَرْضَ الظُّهْرِاَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً اِمَامًا ِللهِ تَعَالَى

Ushalli fardhodl dhuhri arba’a raka’aatim mustaqbilal qiblati adaa-an imaaman lillaahi ta’aala 

Artinya:
“Aku berniat shalat fardhu Dzuhur empat raka’at menghadap kiblat sebagai imam karena Allah Ta’ala”

Bacaan Lafadz Doa Sholat Dzuhur dan Artinya

Langsung saja tanpa banyak basa basi lagi, berikut adalah bacaan doa sholat dzuhur dalam bahasa Arab, teks latin, dan terjemahan Indonesia yang benar. Ini doa sholat dzuhur berapa rakaat, sendirian, berjamaah, sesuai hadits shahih dan menurut sunnah.

1. Takbiratul Ikhram

Setelah membaca niat, dalam sholat dzuhur kita membaca takbiratul ikhram. Sebagai imam kita mengeraskan bacaannya sebagai tanda pergantian gerakan, sementara untuk makmum atau munfarid hanya membaca dalam hati saja.

اللَّهُ أَكْبَرُ

Allaahu akbar.

Artinya:
"Allah Maha Besar."

2. Doa Iftitah

Berikutnya bacalah doa iftitah, doanya bermacam-macam dan di bawah ini kami menuliskan versi Nahdlatul Ulama atau NU. Untuk bacaan Muhammadiyah dan yang lainnya bisa dilihat pada: bacaan doa iftitah.

اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً. إِنِّىْ وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ. إِنَّ صَلاَتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. لاَشَرِيْكَ لَهُ وَبِذلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ. 

Allaahu Akbaru kabiiraw-walhamdu lillaahi katsiiran, wa subhaanallaahi bukrataw-wa’ashiila. Innii wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas-samaawaati wal ardha haniifam-muslimaw-wamaa anaa minal musyrikiina. Inna shalaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi Rabbil ‘aalamiina. Laa syariikalahu wa bidzaalika umirtu wa anaa minal muslimiina.

Artinya:
"Allah Maha Besar dengan sebesar-besarnya. Segala puji yang sebanyak-banyaknya bagi Allah. Maha Suci Allah pada pagi dan petang hari. Aku menghadapkan wajahku kepada Tuhan yang telah menciptakan langit dan bumi dengan segenap kepatuhan dan kepasrahan diri, dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang menyekutukan-Nya. Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidup dan matiku hanyalah kepunyaan Allah, Tuhan semesta alam, yang tiada satu pun sekutu bagi-Nya. Dengan semua itulah aku diperintahkan dan aku adalah termasuk orang-orang yang berserah diri."

3. Surat Al-Fatihah

Usai memanjarkan doa iftitah, dalam sholat dilanjutkan dengan membaca surat Al-fatihah sebanyak satu kali. Al-fatihah merupakan ayat pertama dalam Al-Quran, tergolong suratan Makiyyah dan memiliki jumlah 7 ayat di dalamnya.

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيم
مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ
إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ
اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ
صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ

Alhamdu lilla_hi rabbil ‘aalamin. Ar Rahmaanirrahiim. Maaliki yaumiddiin. Iyyaaka na’budu wa iyyaaka nasta’iin. Ihdinash-shirraatal musthaqiim. Shiraathal ladziina an’amta ‘alaihim ghairil maghduubi ‘alaihim waladh-dhaalliin.

Artinya:
"Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam, Yang Maha Pengasih, Lago Maha Penyayang, Pemilik hari pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat."

4. Surat Pendek Al-Quran

Sholat dilanjutkan dengan membaca suratan pendek dalam Al-Quran. Tapi suratan yang lain dan lebih panjang juga tidak dilarang untuk dibaca, bahkan yang agak panjang sekalipun.

5. Ruku

Sesudah membaca surat pendek dalam Al-Quran, diteruskan dengan melakukan gerakan ruku' yang dilakukan dengan melipat setengah anggota badan ke depan kemudian melekatkan kedua telapak tangan ke lutut. Saat ruku', kita juga membaca lafadz doa berikut sebanyak tiga kali.

سُبْحَانَ رَبِّىَ الْعَظِيمِ

Subhaana robbiyal ‘adhiimi.

Artinya:
"Mahasuci Tuhanku yang Mahaagung."

6. I'tidal

Kemudian diteruskan dengan gerakan i'tidal di mana setelah ruku' kita berdiri kembali dengan tangan diluruskan ke bawah. Kemudian sambil membaca lafadz bacaan doa i'tidal berikut ini sebanyak satu kali dalam bahasa Arab, latin, dan artinya.

رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ مِلْءَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضِ وَمِلْءَ مَا شِئْتَ مِنْ شَىْءٍ بَعْدُ

Robbanaa lakal hamdu mil’as samaawaati wal ardli wa mil-a maa syi’ta min syai’in ba’du.

Artinya:
"Wahai Tuhan kami, segala puji bagiMu, sepenuh langit dan sepenuh bumi dan sepenuh apa-apa yang Engkau kehendaki setelah itu."

7. Sujud

Kemudian kita melaksanakan sujud dalam sholat dzuhur. Sujud dilakukan dengan menempelkan beberapa bagian tubuh, yaitu dahi, kedua kaki, kedua lutut dan kedua telapak tangan ke lantai. Pada saat sujud kita membaca doa pendek berikut ini sebanyak tiga kali.

سُبْحَانَ رَبِّىَ الْأَعْلَى

Subhaana robbiyal ‘a’la.

Artinya:
"Mahasuci Tuhanku yang Mahatinggi."

8. Duduk Diantara Dua Sujud (Iftirasy)

Sujud dilakukan dua kali, dan di antara kedua sujud kita melakukan gerakan duduk iftirasy. Duduk dilakukan dengan posisi tegap sambil membaca doa duduk di antara dua sujud singkat di bawah berikut ini.

رَبِّ اغْفِرْ لِى وَارْحَمْنِى وَاجْبُرْنِى وَارْزُقْنِى وَارْفَعْنِى

Robbighfirlii warhamnii wajburnii warzuqnii warfa’nii.

Artinya:
"Ya Allah, ampunilah aku, kasihanilah aku, penuhilahkebutuhanku, berilah aku petunjuk dan tingikanlah aku."

9. Tasyahud Awal

Selanjutnya diteruskan dengan membaca bacaan lafadz tasyahud awal atau tahiyat awal di bawah ini dengan gerakan duduk seperti duduk iftirasy. Tashayud awal dalam sholat dzuhur hanya dilakukan pada rakaat kedua dan keempat.

التَّحِيَّاتُ لِلَّهِ وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّبَاتُ ، السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِىُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ ، السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ

Attahiyyatu lillaah wash sholawaatu wath thoyyibaat. Assalaamu ‘alaika ayyuhan nabiyyu wa rohmatulloohi wa barokaatuh. Assalaaamu’alainaa wa ‘alaa ‘ibaadillaahish shoolihiin. Asyhadu allaa ilaaha illallooh wa asyhadu anna ‘abduhu warosuuluh.

Artinya:
"Segala penghormatan, shalawat dan kebaikan-kebaikan hanya bagi Allah. Semoga salam sejahtera selalu tercurahkan kepadamu wahai Nabi, demikian pula rahmat Allah dan berkahNya dan semoga salam sejahtera selalu tercurah kepada kami dan hamba-hamba Allah yang shalih. Aku bersaksi bahwa tiada ilah kecuali Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan rasulNya."

10. Tasyahud Akhir

Di rakaat terkahir atau rakaat keempat, setelah membaca tasyahud awal sholat dzuhur diteruskan dengan mengucap lafadz tasyahud akhir. Gerakannya dilakukan dengan mengarahkan jari kanan ke arah depan sambil membaca bacaan berikut:

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ مُحَمَّدٍ كَماَ صَلَّيْتَ عَلىَ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنـَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ اَللَّهُمَّ باَرِكْ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ مُحَمَّدٍ كَماَ باَرَكْتَ عَلىَ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنـَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

Alloohumma sholli ‘alaa Muhammad wa ‘alaa aali Muhammad kamaa shollaita ‘alaa Ibroohim wa ‘alaa aali Ibroohimm innaka hamiidum majiid. Alloohumma baarik ‘alaa Muhammad wa ‘alaa aali Muhammad kamaa baarokta ‘alaa Ibroohim wa ‘alaa aali Ibroohimm innaka hamiidum majiid.

Artinya:
"Ya Allah, berilah rahmat kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad sebagaimana Engkau telah memberikan rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. Ya Allah, berilah keberkahan kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad sebagaimana Engkau telah memberikan keberkahan kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia."

10. Salam

Terakhir, sholat diakhiri dengan mengucap salam dengan membaca lafadz doa di bawah ini sambil menengokkakn kepala ke kanan dan ke kiri. Setelah selesai salam sholat dzuhur resmi berakhir.

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَ بَرَكَاتُهُ

Assalaamu’alaikum warohmatulloohi wabarookaatuh.

Artinya:
"Semoga keselamatan rahmat Allah dan berkahNya limpahkan kepada kalian."

Kesimpulan
Sampai di sini pembahasan dari kami mengenai doa sholat dzuhur, doa selesai sholat dzuhur, doa niat sholat dzuhur sendiri, doa setelah sholat dzuhur lengkap, doa qadha shalat dzuhur ke ashar, doa sebelum sholat dzuhur, doa setelah sholat dzuhur agar dikabulkan, doa mengqodho sholat dzuhur di waktu ashar.

Baca: